CULTURE

Romantisnya Menonton Tari Kecak di Kala Senja di Uluwatu

img

Komplek Pura Uluwatu merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler di Bali. Semua brosur paket perjalanan menawarkan pengalaman menikmati sunset di sini. Selain itu, di sini kita juga bisa menonton pertunjukan Tari Kecak dengan tiket seharga Rp100.000,-.

Waktu sampai sekitar pukul di lokasi pertunjukan, para penonton sudah memenuhi tempat duduk yang berbentuk amfiteater. Pertunjukan dimulai tepat pukul 17.00 WITA.

Kesan pertama menonton Tari Kecak, tari tradisional Bali yang identik dengan pelafalan “cak cak”, adalah kagum. Pertunjukan tari ini tidak menggunakan instrumen musik sama sekali! Pertunjukan ini semakin dramatis karena dilatari oleh langit senja yang kemerahan. Sayangnya, terlalu banyak penonton yang membawa tabletnya untuk memotret dan menghalangi pandangan.
Berikut ini adegan-adegan dalam pertunjukan Tari Kecak di Uluwatu.

Penonton penuh
Penonton penuh

Adegan 1: Rama-Sita dan Kijang Emas

Pertunjukan dimulai dengan Rama dan Sita memadu kasih. Lalu, muncul Kijang Emas dan Sita meminta Rama untuk menangkapnya. Rama pun meninggalkan Sita untuk memburu Kijang Emas itu dan meminta Laksmana untuk menjaga Sita.

Tiba-tiba terdengar jeritan minta tolong, Sitapanik mengira itu Rama dan menyuruh Laksmana untuk membantunya. Laksmana tadinya enggan meninggalkan Sita, tapi karena dituduh hendak mencari untung atas kematian Rama, ia naik pitam dan meninggalkan Sita seorang diri.

Rama dan Sita memadu kasih
Rama dan Sita memadu kasih

Adegan 2: Sita, Rahwana, Bhagawan, dan Garuda

Kemudian, Rahwana muncul untuk menculik Sita, tapi tak berhasil. Ia pun menyamar menjadi Bhagawan (orang tua) yang sedang kehausan dan meminta air kepada Sita. Setelah dibawakan air, Bhagawan berusaha membawa lari Sita.

Sita pun menjerit meminta bantuan, yang kemudian didengar oleh Burung Garuda yang sedang terbang di angkasa. Garuda turun untuk menolong Sita, tapi tidak berhasil karena sayapnya ditebas oleh Rahwana. Demikian, Sita dibawa ke Alengka Pura oleh Rahwana.

Rahwana datang
Rahwana dating
Rahwana berusaha menculik Sita
Rahwana berusaha menculik Sita

Adegan III: Twalen, Rama, Laksmana, dan Hanoman

Rama meminta bantuan Hanoman, sang kera putih, untuk membawa cincin ke Alengka Pura untuk diberikan kepada Sita untuk menguji apakah dirinya masih suci.

Hanoman muncul
Hanoman muncul

Adegan IV : Sita, Trijata, dan Hanoman

Selama berada di Alengka Pura, Sita ditemani oleh Trijata, keponakan Rahwana. Ketika sedang meratapi nasib, Hanoman datang sebagai utusan Rama dan memberikan cincin dari Rama. Kemudian, Sita menyerahkan bunga untuk diserahkan kepada Rama sebagai bukti cintanya.

Hanoman kemudian mendatangi Taman Istana Alengka dan menghancurkannya. Abdi istana yang melihatnya pun memerintahkan para Raksasa untuk memburu Hanoman. Hanoman tertangkap lalu diikat untuk dibakar hidup-hidup. Tapi, karena kesaktiannya yang tinggi, Hanoman berhasil lolos dari maut.

 

Write a Comment

POPULAR STORIES

news-img

Pantai Pasir Putih di Kei Kecil yang Serasa Pantai Pribadi

Maluku terkenal dengan keindahan pantai-pantainya, apalagi yang terdapat di Pulau Kei Kecil yang belakangan ini mulai ramai dibicarakan. Bagaimana, sih, pantai di Kei Kecil?

Dec 15, 2015
news-img

5 Hal Unik yang Bisa Kamu Temukan di Dieng

Ada banyak alasan untuk melakukan perjalanan ke Dataran Tinggi Dieng, desa di dekat Kota Wonosobo. Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu temukan di sana!

Feb 09, 2016

COMMENTS