MOUNTAIN

Baluran: Main ke Afrikanya Indonesia di Jawa Timur

img

Jawa Timur memang salah satu propinsi di Indonesia yang memiliki beragam destinasi wisata alam yang terkenal. Sebut saja Bromo, Ijen, dan juga G-land atau Pantai Plengkung di Taman Nasional Alas Purwo. Ngobrol-ngobrol soal Taman Nasional, kalian pernah dengar tentang Taman Nasional Baluran, kan?

Baluran yang ditetapkan sebagai Taman Nasional pada tahun 1980 adalah rumah bagi banteng (Bos javanicus), kerbau liar, rusa, kijang, merak, dan berbagai fauna lainnya.

Taman Nasional Baluran yang berlokasi di Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Situbondo, sering disebut-sebut sebagai “Little Africa in Java” atau Afrika versi Indonesia. Banyak orang bilang lebih baik ke Taman Nasional Baluran saat musim kering, lebih terasa Afrikanya, tapi saya happy juga ketika main ke sana di musim hujan. Penasaran sama taman nasional ini? Yuk, simak terus cerita main ke Afrikanya Indonesia di Jawa Timur.

baluran
Zona Bekol saat musim hujan

Main ke Taman Nasional Baluran, yang terletak kurang-lebih satu jam dari pusat Kota Banyuwangi, bisa dilakukan pada jam 8 pagi sampai 4 sore. Walaupun taman nasional ini dibuka untuk umum pada jam 8 pagi sampai jam 4 sore, sangat memungkinkan untuk menyaksikan momen matahari terbit di taman nasional ini.

Kalian hanya perlu mengabari pihak taman nasional tentang hal itu satu hari sebelumnya, jadi pintu taman nasional bisa dibuka untuk kalian mulai jam 4 pagi. Oh iya, mungkin juga, lho, untuk menginap di taman nasional ini. Ada penginapan di Zona Bekol dan juga Zona Bama, dua zona pemanfaatan yang bisa kamu kunjungi di taman nasional ini.

Lalu, apa saja yang bisa kamu temukan di dua zona ini?

Zona Bekol

Dari pintu masuk Taman Nasional Baluran hanya 12 km saja untuk menuju Zona Bekol, tapi jalan yang kondisinya berbatu membuat perjalanan menjadi lebih lama, yaitu sekitar setengah jam (bisa juga lebih lama kalau kamu mau sopan sama kendaraan kamu). Memasuki Zona Bekol, saya disapa oleh tiga ekor merak yang segera berlari masuk ke dalam hutan sebelum saya sempat memotretnya.

Yang terkenal dari Zona Bekol adalah hamparan Sabana Bekol yang disebut-sebut mirip Afrika. Tanah yang berwarna hitam yang meliputi luas kira-kira 300 hektar ditumbuhi rumput dan pepohonan khas Afrika banget. Kalau kamu main ke sini, jangan lupa naik ke gardu pandang Pos Bekol, kamu bisa melihat hamparan Sabana dengan Gunung Baluran yang cantik dan mungkin juga melihat hewan-hewan yang ada di Baluran.

baluran
Gunung Baluran dilihat dari Gardu Pandang Bekol
baluran
Ada kerbau lagi ngadem!

Kalau ingin melihat hewan-hewan yang tinggal di Baluran, berkunjunglah pada pagi atau sore hari (atau menginaplah di taman nasional ini), biasanya hewan-hewan ini akan berkumpul di Sabana. Waktu ke sana, saya tidak melihat Banteng sama sekali, padahal Banteng adalah maskot taman nasional ini. Jumlah Banteng di sini memang tidak terlalu banyak dan rata-rata akan kabur jika mendengar suara manusia. Tandanya saya harus balik lagi ke sini!

Zona Bama

Dari Zona Bekol ke Zona Bama hanya 3 km saja. Perjalanan membelah sabana untuk mencapai Zona Bama adalah pengalaman yang menyenangkan. Bagi yang menginap di taman nasional, trekking pada pagi atau sore hari dari Bekol ke Bama atau sebaliknya adalah salah satu aktivitas favorit mereka.

Memasuki Zona Bama, vegetasi berubah dan suasana sedikit lebih sejuk. Pantai Bama adalah pantai pasir putih dengan garis pantai yang cukup panjang dan merupakan tempat sempurna untuk menyaksikan momen matahari terbit. Mangrove dan monyet adalah dua hal yang paling saya ingat dari Pantai Bama. Hati-hati meletakkan barang-barang kamu karena monyet-monyet di sini lebih usil daripada monyet yang ada di Zona Bekol.

Bagi yang tertarik untuk melihat keindahan bawah laut di sini, sewalah perahu nelayan untuk mengantarkan ke Bilik Sijile, spot snorkeling yang jarang dikunjungi wisatawan. Selain bisa dicapai melalui laut, Pantai Bilik dan Sijile ini bisa diakses melalui jalur darat, yaitu ke arah utara wilayah perairan Taman Nasional Baluran.

baluran
Pantai Bama
baluran
Sunset di Pantai Bama, cakep banget!

Selain Zona Bekol dan Bama, kamu akan melewati Evergreen Forest. Evergreen Forest, kawasan hutan yang selalu hijau sepanjang tahun, akan kamu temui di perjalanan dari pintu masuk taman nasional menuju Bekol. Masih banyak lagi tempat-tempat yang menarik untuk dikunjungi di Taman Nasional Baluran, seperti sumur tua, teluk air tawar, dan Pantai Pandean.

Bagaimana, Taman Nasional Baluran seru banget, kan? Baca cerita seru tentang destinasi wisata alam lainnya di www.discoveryourindonesia.com.

Write a Comment

POPULAR STORIES

news-img

Pantai Pasir Putih di Kei Kecil yang Serasa Pantai Pribadi

Maluku terkenal dengan keindahan pantai-pantainya, apalagi yang terdapat di Pulau Kei Kecil yang belakangan ini mulai ramai dibicarakan. Bagaimana, sih, pantai di Kei Kecil?

Dec 15, 2015
news-img

5 Hal Unik yang Bisa Kamu Temukan di Dieng

Ada banyak alasan untuk melakukan perjalanan ke Dataran Tinggi Dieng, desa di dekat Kota Wonosobo. Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu temukan di sana!

Feb 09, 2016

COMMENTS