TIPS

6 Tips Praktis Menginap di Hostel untuk Para Traveler

img

Bagi kamu yang suka jalan-jalan dengan hemat, memilih penginapan yang efisien adalah salah satu cara untuk menekan biaya. Hari gini, sudah ada macam-macam penginapan, apalagi di tempat-tempat yang ramai dikunjungi pejalan. Penginapan dengan tipe hostel biasanya menjadi favorit para backpacker atau pejalan apa pun dengan biaya pas-pasan.

Jika kamu termasuk pejalan tipe ini, simak tips menginap di hostel berikut ini.

1. Memilih tipe kamar: private atau dormitory?

Pada umumnya hostel punya dua tipe kamar, yaitu private dan dormitory. Kamar private biasanya untuk 2-3 orang dan harga berdasarkan jumlah kamar. Sementara, dormitory bisa memuat 3 tempat tidur hingga jumlah tak tertentu (bisa lebih dari 12 tempat tidur, lho!), harganya berdasarkan jumlah orang yang menginap.

Dormitory pun ada macam-macam; khusus buat perempuan, khusus laki-laki, ada pula yang–mimpi buruk orang tua kamu–campur untuk perempuan dan laki-laki. Kalau kamu merasa tak nyaman berbagi kamar tidur dengan jenis kelamin lain, pilihlah yang khusus.

Di dormitory, kamu tidak bisa memilih dengan siapa saja kamu akan berbagi kamar (selain jenis kelamin tadi). Jadi, kamu juga tidak akan tahu akan sekeras apa dengkuran orang di sebelah tempat tidur kamu. Kalau kamu tak tahan dengan dengkuran, siapkan earplug atau pilih kamar private.

tips hostel
Tipe dormitory campur

2. Menyimpan barang di dormitory: siapkan gembok!

Sebagian hostel menyediakan lemari atau loker bergembok untuk penginap agar dapat menyimpan barang-barang berharga. Ada yang hanya menyediakan lemari tanpa gembok. Ada yang menyediakan loker bergembok tapi harus bayar ekstra untuk menggunakannya. Supaya hemat, bawa gembok sendiri, yang fleksibel untuk digunakan di pintu loker ataupun untuk mengunci tas kamu sendiri.

Sebagian hostel juga menyediakan brankas yang bisa kamu gunakan dengan tarif tertentu. Kalau kamu harus meninggalkan laptop atau barang berharga lainnya sementara kamu jalan-jalan, gunakanlah fasilitas ini. Lebih baik bayar beberapa puluh ribu rupiah daripada kehilangan gadget mutakhir kamu, kan?

tips hostel
Contoh loker di hostel

3. Perhatikan detail fasilitas: perlu bawa handuk sendiri?

Soal brankas atau gembok tadi seharusnya sudah bisa kamu antisipasi saat memilih hostel. Ketika browsing, baca dengan teliti fasilitas apa saja yang mereka sediakan. Kalau ada yang kurang jelas, kamu tanyakan saja ke alamat kontak hostel. Kalau tidak dijawab tapi kamu tetap ingin menginap di sana, berarti bersiaplah untuk kemungkinan terburuk, yaitu harus membawa segala keperluan kamu sendiri.

Harga murah biasanya menandakan fasilitas semakin sedikit. Fasilitas yang belum tentu disediakan di hostel, antara lain peralatan mandi (handuk, sabun, sampo, sikat gigi, pasta gigi), sarapan, hair dryer, air mineral, dan kamar mandi di dalam kamar.

tips hostel
Makin hemat karena adanya fasilitas mesin cuci
tips hostel
Biasanya ada fasilitas Internet di common area

4. Kamar mandi bersama: jangan kelamaan nyanyi di shower!

Kebanyakan hostel hanya menyediakan kamar mandi untuk berbagi sesama tamu. Tiap kamar mandi biasanya terdiri dari beberapa bilik toilet dan beberapa bilik shower. Ada yang memisahkan kamar mandi laki-laki dan perempuan, ada yang campur saja. Kalau kamu tak mau berbagi kamar dengan lawan jenis kelamin, sebaiknya pastikan dulu ke pihak hostel sebelum memesan kamar.

Karena kamar mandi digunakan bergantian dengan tamu lain, kamu tak boleh seenak udel berlama-lama di shower ataupun toilet. Namanya juga berbagi. Begitu pula dengan menggunakan fasilitas seperti wastafel dan hair dryer, gunakan seperlunya saja. Ingat, kamu pun malas kan, kalau harus menunggu orang lain yang lelet?

tips hostel
Siap-siap antre, deh!

5. Cek lokasi hostel: murah di penginapan, tapi mahal di transportasi?

Mau untung, malah buntung. Ogah, kan? Harga menginap di hostel memang lebih murah daripada hotel. Tapi, kalau ternyata lokasinya tidak strategis dan mengharuskan kamu keluar uang banyak untuk transportasi (misal menyewa mobil karena tak ada bus yang lewat), bisa jadi biaya keseluruhan malah jadi lebih mahal.

Sebelum memesan kamar, cek alamat hostel tersebut di peta (sudah biasa menggunakan Google Maps, kan?). Kalau dekat dari tempat-tempat yang akan kamu datangi atau dekat dari terminal/halte/stasiun yang strategis, maka pesanlah sekarang juga!

tips hostel
Kadang hostelnya kece, tapi tidak strategis

6. Travelers hub: bersosialisasi dengan pejalan lain

Karena kamar hostel biasanya sempit dan tak ada hiburan (kecuali kalau ada wi-fi), para penginap sering bersantai di ruang bersama atau common area. Bisa berupa ruang tengah dengan sofa dan TV ataupun bar di atas atap. Walaupun kamu pemalu, coba sesekali paksakan diri untuk mengobrol dengan pejalan lain. Seru lho, saling bertukar cerita perjalanan. Biasanya inspirasi perjalanan kamu akan makin bertambah, mungkin pula kalian akan berteman seterusnya.

Kemungkinan besar kamu pun jadi mendapatkan teman jalan untuk berbagi sewa mobil, dan jalan-jalan kamu pun makin hemat!

tips hostel
Asyik banget, nih.
tips hostel
Ada tempat kumpul di atas juga seru.

Semoga tips di atas bermanfaat buat kamu yang lagi merencanakan menginap di hostel dalam waktu dekat. Kalau kamu punya pengalaman atau tips menarik lainnya, boleh banget berbagi di kolom komentar di bawah.

Write a Comment

POPULAR STORIES

news-img

Pantai Pasir Putih di Kei Kecil yang Serasa Pantai Pribadi

Maluku terkenal dengan keindahan pantai-pantainya, apalagi yang terdapat di Pulau Kei Kecil yang belakangan ini mulai ramai dibicarakan. Bagaimana, sih, pantai di Kei Kecil?

Dec 15, 2015
news-img

5 Hal Unik yang Bisa Kamu Temukan di Dieng

Ada banyak alasan untuk melakukan perjalanan ke Dataran Tinggi Dieng, desa di dekat Kota Wonosobo. Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu temukan di sana!

Feb 09, 2016

COMMENTS