TIPS

5 Tips Memotret Alam untuk Traveler dan Fotografer Pemula

img

Liburan ke luar kota untuk mengisi akhir pekan sambil hunting foto pasti seru, ya, Men! Tapi kebayang enggak, sih, kalau sudah jauh-jauh pergi ke Gunung Bromo misalnya, dengan bawa kamera super canggih, begitu balik ke rumah ternyata foto-foto yang kita ambil jelek-jelek semua. Mau upload di sosial media, malu. Ujung-ujungnya cuma bikin penuh harddisk aja. Ngeselin, kan?

Masalah di atas biasanya bukan terjadi gara-gara kamera kita yang jelek. Tapi, karena kita yang belum paham cara memotret dengan baik. Karena itu, supaya kejadian serupa di atas tidak terulang lagi, kamu harus memahami 5 tips di bawah ini.

1. Gunakan Mode AV atau TV

Kebanyakan fotografer pemula banyak memaksa diri menggunakan mode Manual saat memotret kamera DSLR. Alasannya sederhana, mereka malu kalau menggunakan mode Auto di kamera DSLR. Padahal, mode Auto tidak selalu berarti jelek, tergantung bagaimana kita menggunakannya.

Pada kamera DSLR atau mirrorless, kamu bisa menggunakan mode Landscape atau menggunakan mode Av (Aperture Priority) sehingga kamu hanya perlu mengatur exposure dan aperture saja. Dari foto yang dihasilkan dengan mode Landscape dan Av tersebut, kamu bisa mempelajari aperture dan shutter speed yang digunakan, baru kemudian mencoba mode Manual berdasarkan pengalaman yang kamu miliki.

2. Pelajari Foto Orang Lain 

tips fotografi alam
Komposisi itu penting.

Ada banyak teori dan istilah dalam fotografi, begitu juga untuk fotografi alam. Kamu harus mempelajari banyak teori yang penting, misalnya yang paling penting adalah komposisi, rule of third, foreground, background, hyperfocal, point of interest, dan lain-lain. Cobalah pelajari hal itu sedikit demi sedikit.

Kemudian, cobalah untuk ‘menyontek’ foto orang lain. Maksudnya adalah mencoba mengamati foto alam karya orang-orang yang kamu anggap bagus dan menarik. Pelajari foto-foto tersebut, apa yang membuat foto itu menarik dan seterusnya, lalu coba praktikkan saat kamu punya kesempatan untuk memotret. Setelah kamu ‘mampu menyontek’ teori dari foto-foto itu, barulah kamu eksplorasi keindahan alam dalam foto dengan gayamu sendiri.

3. Jangan Malas Menggunakan  Tripod

Biasanya, saat memotret alam kita akan menggunakan aperture kecil (f angka besar). Dampaknya adalah shutter speed yang didapat akan lebih lambat, dan tripod sangat bermanfaat untuk membuat kamera tetap stabil dan tidak bergerak. Jadi, hasil akhir fotonya akan lebih tajam.

4. Gunakan Filter

Ada berbagai jenis filter fotografi yang tersedia di pasaran, dan fotografer profesional umumnya menggunakan filter seperti CPL dan GND. Cobalah untuk belajar menggunakan filter tersebut supaya kamu dapat menghasilkan foto alam yang lebih bagus.

5. Banyak Berlatih dan Jangan Menyerah

Tips terakhir adalah kamu harus bersabar dan jangan mudah menyerah. Berdasarkan pengalaman, memotret foto alam itu tidak semudah seperti saat membaca teorinya. Keadaan alam yang selalu berubah saat kita siap memotret, membuat kita harus pandai-pandai mengadaptasikan teori.

Banyak-banyaklah berlatih. Semakin sering kamu memotret, maka semakin paham kamu tentang apa kekuranganmu dan kamu bisa lebih cepat memperbaikinya.

Semoga tips-tips di atas dapat membatu para traveler yang baru belajar memotret alam untuk mendapatkan hasil foto alam yang memuaskan. Kalau kamu punya tips lain yang menarik dan bermanfaat, jangan lupa berbagi di kolom komentar di bawah.

Write a Comment

POPULAR STORIES

news-img

Pantai Pasir Putih di Kei Kecil yang Serasa Pantai Pribadi

Maluku terkenal dengan keindahan pantai-pantainya, apalagi yang terdapat di Pulau Kei Kecil yang belakangan ini mulai ramai dibicarakan. Bagaimana, sih, pantai di Kei Kecil?

Dec 15, 2015
news-img

5 Hal Unik yang Bisa Kamu Temukan di Dieng

Ada banyak alasan untuk melakukan perjalanan ke Dataran Tinggi Dieng, desa di dekat Kota Wonosobo. Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu temukan di sana!

Feb 09, 2016

COMMENTS