MOUNTAIN

5 Kegiatan Unik di Taman Nasional Tanjung Puting

img

Orangutan, primata khas Pulau Kalimantan, makin sedikit saja jumlahnya. Beberapa penyebabnya antara lain pembabatan lahan hutan tak bertanggung jawab, kebakaran hutan, dan perkembangbiakan orangutan yang memang memakan waktu cukup lama. Duh, mengkhawatirkan! Soalnya, orangutan punya fungsi penting bagi ekosistem, seperti menebar biji buah-buahan yang dimakannya di hutan, yang kemudian tumbuh menjadi pohon-pohon rindang.

Seperti kata pepatah, “Tak Kenal Maka Tak Sayang.” Informasi tentang orangutan dan hubungannya dengan lingkungan bisa kamu baca di berbagai sumber. Tapi, supaya lebih sayang dan peduli dengan makhluk berbulu cokelat ini, ada baiknya kamu bermain-main ke habitatnya. Supaya tidak sulit menemukannya sedang bergelayutan di pepohonan, kamu cukup datang ke pusat konservasi orangutan. Salah satunya di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Kalimantan Tengah.

Di sana kamu bukan cuma bisa melihat banyak orangutan, tapi juga bisa melakukan 5 hal unik berikut ini:

1. Melihat Orangutan Makan

Pihak konservasi orangutan, yaitu TNTP yang bekerja sama dengan OFI (Orangutan Foundation International), sudah menetapkan jam-jam makan orangutan, yang biasa disebut dengan feeding time. Contohnya di salah satu camp, yaitu Camp Leakey, para jagawana menyediakan buah-buahan di panggung kayu dalam hutan. Dengan panggilan khusus, orangutan-orangutan yang sudah terlatih akan datang dan melahap buah-buahan itu. Buahnya bukan cuma pisang, tapi juga rambutan, pepaya, dan apa saja yang sedang musim di hutan.

Tempat duduk bagi wisatawan juga disediakan di sini. Wisatawan bebas memotret si bintang utama, tapi dilarang menyentuh mereka. Pasti kamu akan gemas dan penasaran ingin memegang orangutan yang fuzzy. Tapi demi keamanan, lebih baik kamu tahan keinginan itu.

Tanjung Puting
Waktunya makan
Tanjung Puting
Orangutan gelayutan di atas para wisatawan
Tanjung Puting
Orangutan mengintip dari balik pohon

2. Berfoto Couture ala Orangutan

Orangutan punya gerakan dan postur yang khas. Malah, caranya bergelantungan di dahan pohon bisa terlihat couture ala top model dunia. Ini bisa kamu jadikan gaya berfoto yang seru! Mungkin kesannya konyol, tapi dijamin kamu akan terpingkal-pingkal melakukannya dengan teman-teman. Akan lebih keren lagi kalau foto couture kamu dilatari orangutan di belakang.

You know what they say, “no picture = hoax.” Kalau kamu unggah foto kamu dengan orangutan di dalamnya, dijamin kamu akan dapat banyak likes di Instagram. Eh, tapi hati-hati, ya. Jaga jarak aman dengan orangutan. Jangan sampai celaka hanya karena ingin populer.

Tanjung Puting
Ide pose untuk Instagram

3. Mengamati Burung dan Bekantan

Untuk memasuki kawasan TNTP kamu perlu menyusuri Sungai Sekonyer. Di sepanjang sungai ini terdapat pepohonan yang dihinggapi berbagai macam burung. Idealnya, kamu siapkan teropong untuk mengamati burung-burung itu secara lebih detail. Salah satu burung yang mungkin bisa kamu lihat di sini adalah burung enggang atau rangkong, yang dilindungi undang-undang.

Jangan kaget kalau saat kamu membidik teropong ternyata kamu malah melihat monyet lambang Dunia Fantasi. Ya, monyet bekantan cukup banyak ditemui di TNTP. Mereka suka nangkring di batang-batang pohon. Layaknya hewan liar, bekantan-bekantan ini tidak begitu suka akan kehadiran manusia, jadi kadang mereka akan bersembunyi kalau ada kelotok lewat.

Tanjung Puting
Bekantan di tepi Sungai Sekonyer
Tanjung Puting
Si burung dalam sangkar teropong

4. Hidup di Kelotok

Pulau Kalimantan terkenal akan banyak hal, salah satunya adalah banyaknya sungai. Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menyusuri sungai di Kalimantan, supaya kamu merasakan salah satu pengalaman yang khas Kalimantan.

Di TNTP, biasanya wisatawan menyewa kapal kayu yang biasa disebut dengan kelotok. Kelotok biasanya dilengkapi area untuk tidur, makan, dek untuk berleha-leha, bahkan kamar mandi. Makin besar anggaran kamu, makin mewah dan besar kelotok yang bisa kamu sewa. Lama berlayar pun bervariasi, mulai dari dua hari semalam. Di atas kelotok biasanya ada pemandu wisata dan beberapa awak yang siap memasakkan makanan lezat dan menyiapkan segala kebutuhan kamu.

Tanjung Puting
Lalu lintas sungai juga dilewati penduduk lokal

5. Menikmati Pertunjukan Kunang-kunang

Menyusuri sungai biasanya dilakukan sejak pagi hingga sore hari, dengan mampir ke beberapa tempat atau camp. Pada malam hari, kelotok menepi. Ada bagian tepi sungai yang ditumbuhi banyak sekali pohon nipah. Nah, biasanya di malam hari pohon nipah dihinggapi banyak sekali kunang-kunang. Mintalah pada kapten kapal untuk menepi di dekat pepohonan nipah, maka kamu akan menikmati pertunjukan kerlap-kerlip “lampu” kunang-kunang. Cantik sekali bagai pohon Natal!

Perlu Diingat!

– Jangan turun ke air, apalagi kalau kapten melarang. Di sungai sekitar TNTP masih banyak terdapat buaya. Sudah ada beberapa wisatawan yang menjadi korban buaya akibat sembarang turun ke sungai. Kalau bercanda di atas kelotok juga hati-hati, jangan sampai ada yang terdorong ke sungai.

– Sinyal HP tidak dijamin lancar di kawasan TNTP. Kamu bisa siapkan hiburan lain, seperti kartu remi, board game, atau ukulele.

Write a Comment

POPULAR STORIES

news-img

Pantai Pasir Putih di Kei Kecil yang Serasa Pantai Pribadi

Maluku terkenal dengan keindahan pantai-pantainya, apalagi yang terdapat di Pulau Kei Kecil yang belakangan ini mulai ramai dibicarakan. Bagaimana, sih, pantai di Kei Kecil?

Dec 15, 2015
news-img

5 Hal Unik yang Bisa Kamu Temukan di Dieng

Ada banyak alasan untuk melakukan perjalanan ke Dataran Tinggi Dieng, desa di dekat Kota Wonosobo. Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu temukan di sana!

Feb 09, 2016

COMMENTS